Lampung Tengah, –Pemerintah Kampung Waya Krui, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai bentuk komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting, Rabu (27/08). Kegiatan ini berlangsung di balai kampung setempat dan dihadiri oleh berbagai pihak lintas sektor.
Camat Kalirejo diwakili oleh Kasi Kesra, Nova Rianti, S.Pd, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting. “Stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga menyangkut pola asuh, sanitasi, dan edukasi keluarga. Kolaborasi antar pihak sangat penting,” ujarnya.
Kepala Kampung Waya Krui, Nasrulloh, S.Kom, turut memberikan arahan dan menyatakan komitmen pemerintah kampung dalam mendukung program-program pencegahan stunting melalui pemanfaatan dana desa secara terarah dan terukur.
Kegiatan juga dihadiri oleh unsur TNI, yaitu Babinsa setempat, yang menegaskan dukungan TNI dalam kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat. Babinsa menambahkan bahwa pihaknya siap membantu pengawasan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam hal kebersihan lingkungan dan gizi keluarga.
Rembuk stunting ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan, di antaranya peningkatan edukasi gizi melalui Posyandu, pemetaan keluarga berisiko stunting, serta penguatan kolaborasi lintas sektor dalam intervensi spesifik dan sensitif.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan ditutup dengan penandatanganan berita acara rembuk stunting oleh seluruh perwakilan yang hadir sebagai bentuk kesepakatan bersama dalam mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting di Kampung Waya Krui.(Rival Fernanda)